Batu Nisan Sultan Musta'in Billah
Populer
-
Assalamu,alaikum wr/wb.. kawan..! ucapan terima kasih dan selamat datang di blog ini, dan mohon maaf apabila dalam tampilan blog ini amat sa...
-
Placeholder for About Me page of Azmirza ElBanjary
-
Kumpulan macam-macam apps mobile browser gratis internet yg dapat anda pasang/install di ponsel java/symbian anda, dgn file ber_extention (j...
-
BANDAR SERI BEGAWAN – Pusat Sejarah Brunei mengadakan Konvensyen penBorneo 2013 dari tanggal 13-14 September 2013 di Bandar Seri Begawan Br...
-
Sejumlah ulama di Provinsi Kalimantan Selatan mendukung pelestarian aksara Arab Melayu Banjar yang dilakukan Kesultanan Banjar dalam upaya ...
-
Dalam mengawali tulisan, terlebih dahulu saya akan menjabarkan apa dan siapa yang disebut dengan urang banjar|اورڠ بنجر, atau dalam Bahasa I...
-
Download Lagu RHEINA - Mayang Terurai.mp3 Gratis Deskripsi: Lagu ini berasal dari penyanyi RHEINA . Dia berkarya untuk menghibur kita semua...
-
Divisi Android Google sangat unik dalam menamai tiap versi dari Android dengan nama dessert atau makanan penutup. Seperti apa sejarah lengk...
-
Pembela Rasulullah dihukum mati oleh pihak negara Pakistan. Ia merupakan tentara pengawal hakim Pakistan bernama Muhammad Mumtaz Hussain. Mu...
-
SHEIKH ALI BIN ABDULLAH AL-BANJARY JURU TULIS KITAB I'ANAH ATH-THALIBIN Di kalangan santri di Indonesia dan Santri Alam Melayu kitab I’a...
Cari Blog Ini
Music Listening
AI MUSIC GENERATOR
Kamis, 28 Februari 2019
Makam Raja Banjar ke IV DYMM Sultan Musta'In Billah Ditemukan di Bawah Pohon Kasturi Raksasa di Martapura
Batu Nisan Sultan Musta'in Billah
SHEIKH ALI BIN ABDULLAH AL-BANJARY
Rabu, 27 Februari 2019
PERKAWINAN ADAT MELAYU BANJAR
Sekilas Proses Perkawinan Adat Banjar
Berikut akan saya ceritakan sekilas dulu mengenai proses-proses yang mengiringi acara perkawinan dalam adat Banjar. Di tulisan yang lain akan dibahas lebih detail.
Perkawinan adat Banjar dipengaruhi oleh unsur dalam agama Islam, dalam perkawinan Banjar nampak jelas begitu besar penghormatan terhadap posisi wanita. Hal itu merupakan penerapan dari ajaran Islam yang mengemukakan ungkapan “surga itu dibawah telapak kaki ibu” dan kalimat “wanita itu adalah tiang negara”. Acara demi acara yang dilaksanakan semuanya berpusat di tempat atau di rumah pihak calon mempelai wanita, pihak dari keluarga laki-laki yang datang menghormati kepada keluarga mempelai wanita.
Urutan proses yang umum terjadi di kalangan keluarga calon pengantin adalah:
1. Basusuluh (mencari informasi secara diam-diam mengenai riwayat keluarga calon mempelai. Mencari informasi ini bisa melalui berbagai macam cara dan dilakukan secara cerdik)
2. Batatakun (mencari informasi definitif, pencarian ini lebih terbuka melalui kedua pihak keluarga)
3. Badatang (meminang)
4. Maatar Patalian ( memberikan barang-barang antaran kepada pihak mempelai wanita, berupa barang kebutuhan sehari-hari dan perlengkapan kamar tidur)
5. Nikah (ikatan resmi menurut agama)
6. Batatai (proses akhir dari perkawinan Banjar, upacara bersanding/pesta perkawinan)
Ditambah berbagai proses lainnya yang semuanya dilakukan di kediaman mempelai wanita. Karena perkawinan merupakan salah satu hal terpenting dalam hidup, maka keluarga kedua mempelai berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kesan dan keistimewaan serta fasilitas kepada kedua mempelai, mereka dilayani bagai seorang raja dan ratu sehingga sering diberi julukan Raja Sahari (raja satu hari)
Proses-proses yang dilakukan sebelum batatai pengantin, yaitu:
1. Manurunakan Pangantin Laki-Laki, Upacara akan dimulai saat pengantin laki-laki mulai turun dari rumahnya menuju pelaminan di rumah mempelai wanita. Proses ini memang terlihat mudah, tetapi sering pada acara inilah terjadi hal-hal yang berakibat fatal bahkan mengakibatkan batalnya seluruh acara perkawinan. Di masa lalu, tidak jarang laki-laki saingan yang gagal memperoleh hati wanita yang akan segera menikah melakukan segala cara untuk menggagalkan pernikahan yang akan segera berlangsung. Mereka berusaha menggagalkan dengan cara halus (gaib) terutama saat ijab kabul tiba. Mempelai laki-laki akan muntah-muntah dan sakit, ada juga yang tidak dapat menggerakkan kakinya untuk melangkah padahal rumah wanitanya sudah didepan mata. Untuk mengantipasi hal ini biasanya para tetuha keluarga memberikan sangu dengan doa-doa khusus. Selain itu saat kaki calon pengantin laki-laki melangkah pertama kali akan didendangkan shalawat nabi dan ditaburi baras kuning.
2. Maarak Pengantin Laki-laki, saat tidak ada lagi gangguan terjadi rombongan pengantar akan bergerak menuju rumah mempelai wanita (dahulu jarak antar rumah calon relatif dekat sehingga warga berjalan kaki beramai-ramai). Kira-kira beberapa puluh meter di depan rumah mempelai, saat inilah berbagai macam kesenian akan ditampilkan. Diantaranya, Sinoman Hadrah, Kuda Gipang, bahkan ada musik Bamban (sejenis Tanjidor Betawi). Mempelai laki-laki yang melewati barisan Sinoman Hadrah akan dilindungi oleh Payung Ubur-Ubur, payung ini akan terus berputar-putar melindungi pengantin sambil rombongan bergerak menuju rumah mempelai wanita.
3. Batatai Pengantin, proses terakhir dalam pesta. Kedua mempelai bertemu dan dipertontonkan di atas mahligai pelaminan disaksikan seluruh undangan yang hadir.
Selain rangkaian proses di atas masih ada beberapa proses perkawinan adat Banjar yang dilakukan oleh keluarga kedua mempelai sebagai penunjang suksesnya hari batatai pengantin.
Source : Kerajaan Banjar Virtual
Minggu, 24 Februari 2019
BAHASA BANJAR DIALEK KUALA
Kata-kata yang saya sajikan didalam kamus ini adalah kata-kata yang biasa dipakai umumnya orang Melayu Banjar daerah Banjarmasin ( Muara/Kuala) dalam pergaulan sehari-hari.yg berbeda dengan Dialek Hulu ( Pahuluan ) yg biasa di tuturkan di Daerah Hulu Sungai
Harapan saya bagi Anda pengunjung Blog ini yang bukan orang Banjar Asli, akan dapat belajar Bahasa Banjar secara mudah, siapa tahu suatu hari nanti Anda punya keinginan untuk berkunjung ke Banjarmasin, maka Anda sudah bisa menggunakan kata-kata dalam Bahasa Banjar itu, seolah-olah Anda seperti orang Banjarmasin sendiri.
Silakan cari kata-kata tersebut dibawah ini :
Bahasa Melayu Banjar ( Dialek Kuala) Dan Artinya Dalam Bahasa Indonesia / Melayu
DIALEK BANJAR KUALA (mempunyai 6 Fonem a,i,u,e,o,e )
Manakala BANJAR HULU cuma (mempunyai 3 Fonem a,i,u)
Jadi Harus Tahu Bahwa Bahasa Banjar itu ada 2 Dialek Besar , kerna banyak yg tdk tahu tentang Bahasa Banjar , Banyak yg mengira bahwa Bahasa Banjar tidak bisa menyebut hurup O dan E anda salah besar kerna Banjar Kuala mampu menyebut A,I,U,O,E ( pepet) dan E (Talling ) dengan Benar .
STOP MENG HULU-HULU KAN YG KUALA ! Open minded sanak .....
(KUALA)
BE = BER
TE = TER
(HULU )
BA = BER
TA = TER
A
Akur = Setuju, Damai, Tidak Ada Perselisihan
Ambak = Pendiam / Lambat Dalam Bergerak
Ampih = Berhenti, Selesai
Amun/Mun / Lamun = Jika / Kalau / Jikalau
Anum = Masih Muda
Awak = Badan / tubuh
B
Be agak = Sombong / Berlagak
Be banam = Dipanggang di api
Be bau = Berbau
Be diam = Bertempat Tinggal / Tidak Ngomong, Diam
Be Hinip = Diam tiada kata-kata
Begaru = Mengaruk / Bergaruk
Be gemet = Pelan-pelan
Be hapakan, Be sasambatan = Saling Mengejek, Mengolok-olok
Bahanu = Kadang-kadang
Bahari = Zaman Dahulu, Tempo Dulu
Behinak = Bernafas
Behimat = Rajin
Be isukan = Pagi
Be karasmin = Hajat Perkawinan / Hiburan
Belanjung-lanjung = Sebanyak-banyaknya
Be larang = Bertambah Mahal
Be liur = Kepingin / Berliur
Balum = Belum
Be hual = Bermasalah , Bertengkar, Tidak Saling Mengalah
Be kajal = Berdesakan
Be kajutan = Mendadak
Be kamih = Kencing (Buang Air kecil)
Bakas = Bekas
Be kuciak = Teriak
Be kunyung = Berenang
Banyu = Air
Be ranai = Berdiam diri, Tidak Ada Yang Dikerjakan (Free)
Berasa = Terasa
Be salin = Berganti
Be sangu = Membawa Bekal
Be takun = Bertanya
Be dapatan = Bertemu
Be tatukar = Berbelanja
Be paluhan = Berkeringat
Be padah = Memberitahu
Be papadah = Menasehati
Be pender = Ngomong, Berbicara
Be parak = Mendekat
Be tampah = Pesan
Be ulah = Mengolah, Membuat
Bungas = Cantik
Bungul = Bodoh
Bubuhan = Kawan, Sahabat, Teman
Bulik = Pulang
Bulang-Bulik = Bolak-Balik
Bujang = Masih Perjaka, Masih Perawan, Belum Menikah
Bujur = Benar
Bujur-Bujur = Serius
C
Cucuk = Cocok / Tusuk
Calon /Bakal = Calon / Bakal
D
Damini = Sekarang Juga
Damintu = Seperti Itu
Diganii = Ditemani
Dihiga = Disamping
Dikiyau = Dipanggil
E
Elang = Bertamu
Engken = Pelit
Ember = Ember
=
=
F
=
=
G
Gerunuman = Mengerutu
Ganal = Besar
Garing = Sakit
Gasan = Buat
Gawian = Pekerjaan
Guring = Tidur
H
Habang = Merah
Hancing = Aroma Tidak Sedap Yang Sangat Menyengat bau air Kemih
Handak = Mau
Handap = Pendek
Hanyar = Baru
Harat = Hebat
Hakun = Mau
Hangit = Gosong
Hibak = Penuh, Tidak Muat
Himung = Senang, Gembira
I
Ikam = Kamu
Imbah = Setelah
Inya = Dia
Iwak = Ikan
J
Jinguk = Tengok
Juju = Memaksakan Kehendak tak tahu arah tujuan
K
Ke belujuran = Kebetulan
Kebiasaan = Kebiasaan
Kada = Tidak
Kada ada = Tidak Ada
Kadap = Gelap
Ke hangitan = Gosong
Keina = Nanti
Kelimpatan = Melewati Batas, Terlewati
Ke kembangan = Bunga-Bunga , Hiasan
Ke kawalan = Teman, Sahabat, Teman-teman
Kaya = Seperti
Kawa = Bisa, Dapat
Koreng = Luka Kering
Kukuciak = Teriak
L
Lading = Pisau
Lakas = Cepat
Langgar = Mushalla/ surau
Lantih = Pandai Bicara / berceloteh
Larang = Mahal
Lawas = Lama
Lawang = Pintu
Lihum = Senyum
Limbah = Setelah
Lingsak = Lecet
Lucut = Susah Sekali / tertawa hampir hampir menangis
M
Me hadang = Menunggu
Me hampas = Menghentakan Barang Dengan Keras
Me hingal = Bernafas Tidak Teratur
Me micik = Menekan
Me nakuni = Menanyakan
Me nampaikan = Memperlihatkan/ menampilkan
Mencaluk = Mengambil sesuatu dalam lubang
Mencungul = Hadir /muncul
Mencuntan = Mencuri
Mengelunyur = Mengalir
Mengeramput = Berbohong
Mengarasi = Merasa Benar (keras pada pendiriannya)
Manggah = Susah bernafas
Mengiyau = Memanggil
Menjulung = Menyerahkan
Menukari = Membeli
Menukarakan = Membelikan
Menyanga = Mengoreng
Menyenyarik = Marah-Marah
Menyewa = Menyewa
Menyupanakan = Membikin Malu
Membari supan = Memberi Malu
Menyurungi = Menyuguhkan
Memasan = Memesan
Memacul = Melepas
Membisa i = Membujuk
Me igau = Berbicara Sendiri Ketika Tidur
Me itihi = Melihat
Melandau = Bangun Kesiangan [Tidak Shalat Subuh]
Merista = Menderita
Matan = Dari
Me ragap = Memeluk
Merangut = merengut
Memagut = Memeluk
Mesigit = Mesjid
Mauk = Pusing kepala
Meunjun = Memancing
Meungkai = Membuka, Memperlihatkan, merungkaikan
Meja = Meja
Muntung = Mulut
N
Nang = Yang
Ngalih = Sulit, Susah,sukar,pelik
Ngaran = Nama
Nyaman = Enak
O
=
=
P
Pehalusnya = Paling Kecil
Pengeramput = Pembohong
Pendusta = Pembohong
Pengarasan = Tidak Mau Mengalah (keras hati)
Penggaringan = Sering Sakit-Sakitan
Pengoler = Pemalas
Pe koleh = Mendapatkan
Palak = Pedih mata akibat asap
Parak = Dekat
Pian = Kamu [digunakan kepada yg lebih tua]
Pina = Kayak, Seperti
Pincat = Pincang
Pulas = Memelintir
Purun = Tega
R
Rabit = Robek, Sobek
Racap = Berulang-ulang, Berulang Kali
Rahatan = Sedang Berlangsung
Rami = Ramai
Rancak = Sering
Rawa/tagur = Tegur
S
Saban = Tiap
Sebakul = Satu Keranjang (Bakul)
Selawar = Celana
Selawas = Selama
Sambat = Sebut
Sambati = Olok-olok
Semua an = Semuanya
Setumat = Sebentar
Sorang [an] = Sendiri [an]
Seraba = serba
Sarik = Marah
Sampat = Sempat
Separu = Setengah / separo
Sidin = Beliau/ Dia [Untuk Orang Yang Lebih Tua)
Singgah = Mampir
Siup = Pingsan
Supan = Malu
T
Te kajut = Terkejut
Te kibar = Sangat Terkejut
Takun = Tanya
Tekuling = Geleng-Geleng
Temandak = terdiam tanpa bisa bergerak
Tetamba = Obat
Tetukar = Terlanjur Beli
Tebungut = Melamun
Tawing = Dinding
Tepelampang = Berbeda, Selalu Berbeda
Tuhuk /puas = sudah terlalu sering
Tuntung = Selesai
Tukup = Tutup
U
Unda = Saya [akrab] digunakan pada teman sebaya
Ulun = Saya [halus] digunakan pada org yg lebih tua
V
=
=
W
Wadah = Tempat
Wadai = Kue
Wajik= Wajik
Waras = Baik
Warung = Warung
Wayah = Saat